Patch League of Legends 26.21 Ubah Keseimbangan Rammus, Sion, dan Sejumlah Item

Riot Games kembali menghadirkan perubahan keseimbangan melalui Patch League of Legends 26.21 yang diumumkan pada 20 Oktober 2026. Pembaruan GAME MOBA ini menyoroti penyesuaian sejumlah champion, termasuk Rammus yang mendapatkan nerf serta Sion yang memperoleh buff untuk meningkatkan ketahanannya. Tidak hanya champion, beberapa item populer seperti Hubris, Gluttonous Greaves, dan Dawncore turut mengalami perubahan statistik. Penyesuaian tersebut bertujuan menjaga variasi strategi sekaligus mengurangi dominasi pilihan tertentu dalam pertandingan. Bagi pemain yang aktif menikmati Summoner’s Rift maupun mode permainan lainnya, memahami perubahan ini menjadi langkah penting untuk menyesuaikan build, gaya bermain, serta komposisi tim.
Perubahan Utama dalam Patch League of Legends 26.21
Patch League of Legends 26.21 menghadirkan sejumlah perubahan penting yang bertujuan memperbaiki keseimbangan pertandingan. Melalui patch tersebut, Riot Games menyesuaikan sejumlah pilihan yang dianggap terlalu kuat, sekaligus meningkatkan kemampuan champion yang membutuhkan bantuan. Pengurangan kekuatan terlihat pada Rammus, sementara Sion memperoleh peningkatan kemampuan bertahan. Revisi keseimbangan lainnya juga menyasar karakter dengan gaya bermain berbeda. Berkat penyesuaian yang dilakukan, Riot Games mendorong pemain mengevaluasi kembali prioritas champion.
Patch keseimbangan terbaru ini juga hadir ketika kompetisi Worlds sedang berlangsung. Kendati pertandingan tingkat dunia sedang berjalan, penyesuaian ini memiliki dampak terhadap pertandingan yang menggunakan versi 26.21. Beberapa champion seperti Azir, Orianna, dan Ryze mendapatkan perhatian melalui peningkatan kemampuan. Di sisi lain, beberapa item disesuaikan agar tidak terlalu mendominasi build. Oleh sebab itu, mengevaluasi strategi berdasarkan perubahan terbaru menjadi hal penting.
Rammus Mendapat Nerf pada Kemampuan Defensive Ball Curl
Perubahan penting dalam patch ini menyasar Rammus melalui kemampuan W, Defensive Ball Curl. Mekanisme Defensive Ball Curl menawarkan peningkatan armor dasar antara 27 dan 47 berdasarkan level kemampuan, tetapi kini berkurang menjadi rentang 25 sampai 45. Di samping revisi bonus pertahanan dasar, rasio bonus armor mengalami penurunan pada nilai maksimum dari 60 persen menjadi 50 persen. Tambahan resistansi sihir yang diberikan juga mengalami penyesuaian rasio serupa, meskipun angka dasar resistansi sihir tidak berubah. Nerf pada kemampuan W ini menurunkan sebagian kekuatan defensif yang sebelumnya dimiliki.
Jika Rammus menjadi salah satu champion andalan, pengurangan statistik pertahanan harus dipertimbangkan dalam team fight. Champion ini masih dapat membuka serangan dengan baik, terutama melalui penggunaan Powerball serta taunt. Meski begitu, melemahnya scaling armor dan magic resistance berarti pemain tidak sebaiknya mengandalkan kemampuan bertahan secara berlebihan. Ketika menghadapi komposisi dengan damage tinggi, koordinasi bersama rekan tim menjadi semakin penting. Jika dimainkan secara lebih hati-hati, Rammus dapat mempertahankan fungsi utamanya sebagai tank penginisiasi.
Perubahan Statistik Sion untuk Memperkuat Peran Tank
Sebaliknya dari penyesuaian defensif Rammus, Sion mendapatkan peningkatan kemampuan pada Patch League of Legends 26.21. Peningkatan yang paling mudah terlihat terdapat pada pertumbuhan health per level. Pada versi sebelum pembaruan, Sion mempunyai health dasar 655 dengan pertumbuhan 87 per level. Melalui patch terbaru, nilai pertumbuhan tersebut meningkat menjadi 95 health per level. Artinya, Sion memperoleh tambahan delapan health pada setiap kenaikan level. Peningkatan ini memberikan keuntungan yang semakin terasa sepanjang permainan.
Selain memberikan tambahan ketahanan, Riot Games memberikan buff pada Unstoppable Onslaught. Kemampuan tersebut memperoleh perbaikan pertumbuhan kerusakan ketika digunakan lebih lama. Sebelumnya, peningkatan damage maksimum berada pada 166,67 persen untuk base damage dan 100 persen untuk komponen rasio. Setelah perubahan, peningkatan tersebut memiliki batas peningkatan 200 persen pada durasi yang ditentukan. Dengan demikian, pemain Sion dapat memperoleh hasil lebih baik dari inisiasi yang tepat. Namun demikian, keberhasilan tetap bergantung pada akurasi penggunaan.
Dampak Buff dan Nerf Item terhadap Strategi GAME LoL
Di samping perubahan statistik para champion, Patch League of Legends 26.21 menghadirkan penyesuaian untuk beberapa pilihan build. Gluttonous Greaves mendapat nerf melalui perubahan total biaya dari 1.000 gold menjadi 1.100 gold. Kenaikan sebesar 100 gold tersebut berpotensi menunda pembelian sepatu pada fase awal. Berdasarkan tujuan pembaruan ini, item tersebut memiliki performa terlalu kuat untuk sebagian champion jarak jauh. Melalui peningkatan biaya pembelian, Riot Games berusaha mengurangi keuntungan yang diperoleh terlalu cepat. Pemain yang biasa membeli Gluttonous Greaves dapat mempertimbangkan perubahan waktu penyelesaian build.
Perubahan berikutnya menyasar item Hubris dengan membedakan keuntungan bagi champion melee dan ranged. Sebelumnya, bonus attack damage dasar Hubris bernilai 12 untuk pengguna item. Kini, bonus tersebut disesuaikan menjadi 15 dan 10 berdasarkan kategori serangan. Bonus attack damage per stack juga dipertahankan sebesar tiga pada melee tetapi dikurangi menjadi dua pada ranged. Sebaliknya, Dawncore memperoleh buff untuk mendukung karakter enchanter dari 10 menjadi 15 ability power untuk setiap 100 persen base mana regeneration. Penyesuaian statistik tersebut memberikan alasan tambahan bagi pemain untuk mempertimbangkan Dawncore.
Daftar Penyesuaian Tambahan untuk Jungle, Mid, dan Role Lain
Di luar perubahan Rammus dan Sion, pembaruan 26.21 memperbarui keseimbangan karakter dari berbagai posisi. Nunu & Willump memperoleh buff pada kekuatan puncak kemampuan R. Sebelum patch diterapkan, kemampuan tersebut mempunyai angka damage puncak 625 hingga 1.275 sesuai rank. Kini, nilainya berubah menjadi 750 hingga 1.450 berdasarkan level. Buff pada Absolute Zero ini dapat meningkatkan potensi damage ketika channeling berhasil. Walaupun demikian, penggunaan ultimate tetap membutuhkan posisi yang baik.
Beberapa champion berbasis ability power menerima perhatian melalui perubahan statistik dan rasio serangan. Azir mendapatkan peningkatan pertumbuhan mana dari 40 menjadi 50 per level. Orianna mendapatkan buff scaling untuk dua skill utamanya. Sebagai penyesuaian lainnya, Ryze mengalami perubahan pada beberapa kemampuan. Nerf tetap menjadi bagian dari patch ini, seperti Nidalee yang mengalami penurunan efektivitas sejumlah skill. Dengan banyaknya penyesuaian tersebut, pemain perlu memantau performa champion setelah patch berjalan.
Kesimpulan Patch League of Legends 26.21 dan Dampaknya
Patch League of Legends 26.21 membawa sejumlah penyesuaian strategis melalui penyesuaian kemampuan dua champion tank yang populer. Di luar perubahan karakter, item seperti Hubris, Gluttonous Greaves, dan Dawncore mengalami perubahan efektivitas. Perubahan tersebut memberikan alasan untuk mengevaluasi strategi. Jika Anda sering menggunakan karakter garis depan, pemahaman terhadap statistik terbaru menjadi semakin penting. Di sisi lain, perubahan item memberikan pertimbangan baru dalam menyusun build. Dengan mengikuti perkembangan patch, pemain dapat menyesuaikan gaya bermain secara lebih terarah. Apakah penyesuaian pada patch ini sesuai dengan harapan Anda? Ceritakan strategi yang ingin Anda coba bersama sesama penggemar GAME MOBA.








